GORONTALO – Kapolda Gorontalo Irjen Pol Widodo mendorong seluruh pemangku kepentingan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi musim kemarau panjang yang dipengaruhi fenomena El Niño. Langkah antisipasi dinilai penting untuk menekan risiko kekeringan, krisis air hingga kebakaran hutan dan lahan.
Hal itu disampaikan Widodo saat menghadiri Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Diperluas yang digelar Pemerintah Provinsi Gorontalo, Senin (31/8/2026).
Rapat tersebut dihadiri Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama unsur Forkopimda dan stakeholder terkait. Pertemuan menjadi forum koordinasi lintas sektor untuk menyusun langkah strategis menghadapi berbagai dampak musim kemarau panjang.
Sejumlah persoalan menjadi perhatian dalam rapat, mulai dari potensi kekeringan, ketersediaan air, ketahanan pangan hingga ancaman kebakaran hutan dan lahan. Pemerintah daerah dan stakeholder terkait juga membahas dampak lain yang berpotensi dirasakan masyarakat akibat kondisi cuaca ekstrem.
Kapolda menilai langkah antisipasi harus dilakukan sebelum dampak kemarau semakin meluas. Salah satunya dengan memetakan wilayah yang berpotensi terdampak serta memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana apabila terjadi kondisi darurat.
“Antisipasi harus dilakukan sejak dini dengan mengedepankan koordinasi dan kesiapsiagaan seluruh stakeholder. Sinergitas lintas sektor sangat penting agar setiap potensi dampak dapat ditangani secara cepat dan tepat,” ujar Widodo.
Polri, kata dia, siap mendukung langkah Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam menghadapi potensi dampak musim kemarau panjang. Dukungan dilakukan melalui penguatan koordinasi, pemantauan kondisi di lapangan serta kesiapan personel untuk membantu masyarakat ketika diperlukan.
Melalui rapat Forkopimda Diperluas tersebut, pemerintah daerah bersama TNI-Polri dan instansi terkait menyatukan langkah untuk menghadapi potensi kemarau panjang. Kesiapan bersama diharapkan dapat meminimalkan dampak terhadap masyarakat sekaligus menjaga ketahanan pangan, keamanan dan pelayanan publik di Provinsi Gorontalo.






