Ketua Umum IKAL Minta Alumni Lemhannas Jadi Pemersatu Bangsa

Dilantik, 765 alumni Program Pemantapan Nilai Nilai Kebangsaan

Info DPP66 Dilihat

Jakarta, TelstraNews.com – Ketua Umum DPP IKAL Lemhannas Prof. Purnomo Yusgiantoro Ir., MSc., MA., PhD., IPU meminta alumni pendidikan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI agar menjadi perekat dan pemersatu bangsa serta berperan sebagai jembatan di tengah berbagai perbedaan dan potensi disintegrasi bangsa.

Permintaan itu disampaikan pada pelantikan dan pengukuhan 765 alumni Dewan Pimpinan Angkatan (DPA) Program Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan (P2NK) dan Training of Trainers (ToT) P2NK, masa bakti 2026-2031 di Gedung Dwi Warna Purwa Lemhannas, Jakarta, Kamis (15/10).

Prof. Purnomo juga meminta alumni harus berperan sebagai benteng ideologi yakni mampu dan berkeinginan menyebarkan narasi kebangsaan yang menyejukkan, rasional dan memperkuat ketahanan Nasional.

“Tidak kalah penting, alumni harus berperan sebagai mitra strategis yang memberikan kontribusi pemikiran kritis dan konstruktif bagi pembangunan daerah dan nasional ” kata Purnomo yang juga mantan Menteri Pertahanan RI.

Pengurus DPP IKAL Lemhannas bersama Dewan Penasehat IKAL. Foto: TelstraNews.com/PR
Pengurus DPP IKAL Lemhannas bersama Dewan Penasehat IKAL. Foto: TelstraNews.com/PR

Pelantikan 765 alumni bersal dari 19 angkatan se Indonesia, ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan, pemasangan pin alumni dan pengalungan selempang IKAL Lemhannas kepada para ketua pengurus angkatan.

Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan Surat Keputusan Menteri Hukum tentang pengesahan kepengurusan DPP IKAL Lemhannas masa bakti 2026-2031 dari Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU). Surat Keputusan itu merupakan legalitas dari negara bahwa IKAL Lemhannas adalah wadah resmi tunggal perhimpunan alumni Lemhannas RI.

Selain penyerahan SK AHU juga diadakan penandatangan Kesepahaman Bersama (MoU) antara DPP IKAL Lemhannas dengan Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Makassar, Universitas Sahid, Universitas Lambung Mangkurat, dan Universitas Islan Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon. (Djok)